Mendorong Budaya Literasi Digital: SMP Negeri 2 Tenggarong Mengikuti Sosialisasi Aplikasi iKUKAR Perpustakaan Digital dari DIARPUS
Tenggarong — Dalam upaya memperkuat budaya literasi dan memperluas akses terhadap sumber belajar digital, SMP Negeri 2 Tenggarong mengikuti kegiatan Sosialisasi Aplikasi iKUKAR Perpustakaan Digital yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DIARPUS). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi layanan perpustakaan menuju ekosistem pembelajaran yang lebih modern, mudah diakses, dan relevan dengan perkembangan era digital.
Sosialisasi menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pengelolaan perpustakaan dan layanan literasi, yaitu:
- Nur Azizah Abdul Bahri, S.H. — Kabid Pembinaan Perpustakaan
- Heni Marlina, S.P. — Pustakawan Mahir
- Sri Wahyuni, S.H. — Penata Layanan Operasional
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan aplikasi iKUKAR sebagai platform perpustakaan digital yang menyediakan kemudahan dalam mengakses berbagai koleksi bacaan secara daring. Aplikasi ini diharapkan mampu menjadi sarana yang mendukung peningkatan minat baca sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi peserta didik dan warga sekolah kapan saja dan di mana saja.
Dalam sesi pemaparan materi, narasumber menjelaskan berbagai fitur layanan yang tersedia pada aplikasi, mulai dari akses koleksi digital, proses peminjaman buku elektronik, hingga kemudahan penggunaan yang dirancang untuk mendukung kebiasaan membaca di era teknologi.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman bahwa perpustakaan saat ini tidak lagi terbatas pada ruang fisik, tetapi berkembang menjadi ruang belajar yang terbuka, adaptif, dan terhubung melalui teknologi digital.
Partisipasi SMP Negeri 2 Tenggarong dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung penguatan literasi digital dan menciptakan lingkungan belajar yang inovatif serta selaras dengan kebutuhan generasi masa kini.
Melalui pemanfaatan aplikasi iKUKAR, diharapkan budaya membaca semakin tumbuh, akses pengetahuan semakin luas, dan peserta didik semakin terbiasa memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif.
“Membaca tidak lagi dibatasi ruang dan waktu. Dengan literasi digital, setiap peserta didik memiliki kesempatan yang lebih luas untuk belajar, menemukan inspirasi, dan mengembangkan potensinya.”
SMP Negeri 2 Tenggarong terus bergerak menghadirkan inovasi pembelajaran untuk menciptakan generasi yang literat, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
