SMP Negeri 2 Tenggarong Adakan Kegiatan Pendampingan Asesmen Peminatan Siswa
Penulis: Nor ‘Afni Herni Wati
Dalam rangka mendukung pengembangan potensi peserta didik secara optimal, SMP Negeri 2 Tenggarong melaksanakan Kegiatan Pendampingan Asesmen Peminatan Siswa pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Literasi Nasional yang bertujuan membantu siswa mengenali potensi, minat, bakat, dan kemampuan kognitif yang dimiliki sebagai bekal dalam merencanakan masa depan.
Asesmen peminatan siswa menjadi salah satu langkah penting dalam proses pendidikan karena memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai karakteristik dan kecenderungan peserta didik. Melalui asesmen ini, siswa memperoleh informasi yang dapat dijadikan dasar dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan maupun arah karier yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.
Kegiatan pendampingan dilaksanakan secara terarah dengan memberikan bimbingan teknis kepada siswa mengenai tata cara pengisian asesmen, pemahaman terhadap setiap instrumen yang digunakan, serta pentingnya menjawab setiap pertanyaan secara jujur dan objektif. Pendampingan ini bertujuan agar hasil asesmen dapat menggambarkan kondisi dan potensi siswa secara lebih akurat.
Para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan kesungguhan. Mereka menyadari bahwa hasil asesmen bukan sekadar data administrasi, melainkan sebuah panduan konkret yang dapat membantu mereka memahami diri sendiri, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta menghindari kesalahan dalam menentukan pilihan pendidikan dan karier di masa depan.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Tenggarong menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan potensi individu peserta didik. Hasil asesmen nantinya diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah, guru, dan orang tua dalam memberikan pendampingan yang lebih tepat sasaran sehingga setiap siswa mampu meraih cita-cita sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.
Kegiatan Pendampingan Asesmen Peminatan Siswa ini menjadi salah satu wujud nyata upaya sekolah dalam menciptakan generasi yang mengenal dirinya, memiliki perencanaan masa depan yang matang, serta siap menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja pada era yang terus berkembang.
